
Salah satu keputusan operasional yang paling sering diserahkan pada perkiraan kasar adalah: berapa banyak telur yang harus dipesan, dan berapa sering. Padahal salah hitung berujung pada dua kerugian yang sama-sama nyata — kehabisan stok di malam paling ramai, atau menumpuk stok sampai kualitasnya turun.
Artikel ini menjelaskan cara menghitungnya dengan angka Anda sendiri.
Langkah 1: Hitung Pemakaian per Porsi
Mulai dari resep Anda. Sebagian besar warung martabak telur memakai 2–4 butir telur bebek per porsi, tergantung ketebalan dan ukuran loyang. Angka tiga butir adalah titik tengah yang umum dipakai.
Kalau Anda belum pernah mengukurnya, lakukan sekali: hitung berapa butir habis dalam satu malam, bagi dengan jumlah porsi terjual. Itu angka Anda yang sebenarnya — dan seringkali berbeda dari yang diperkirakan.
Langkah 2: Kalikan dengan Porsi per Malam
Rumusnya sederhana:
Butir per malam = porsi terjual per malam × butir per porsi
Pakai rata-rata malam biasa, bukan malam terbaik. Malam ramai akan Anda tangani lewat stok penyangga di langkah 4.
Langkah 3: Kalikan dengan Hari Buka
Warung yang buka setiap hari punya sekitar 30 hari operasional; yang libur sepekan sekali sekitar 26 hari. Berikut perkiraan dengan asumsi 3 butir per porsi dan 26 hari buka:
| Porsi per malam | Butir per malam | Butir per bulan |
|---|---|---|
| 20 | 60 | ± 1.560 |
| 40 | 120 | ± 3.120 |
| 60 | 180 | ± 4.680 |
| 100 | 300 | ± 7.800 |
Langkah 4: Tambahkan Stok Penyangga
Angka di atas adalah kebutuhan ideal tanpa gangguan. Kenyataannya ada tiga hal yang selalu terjadi:
- Malam ramai tak terduga — akhir pekan, tanggal muda, cuaca dingin
- Telur pecah — sekecil apa pun angkanya, tetap ada
- Keterlambatan kiriman — macet, hari libur, kendala di jalan
Tambahkan 10–15 persen di atas kebutuhan hitungan. Untuk warung dengan kebutuhan 3.000 butir sebulan, artinya memesan sekitar 3.300–3.450 butir.
Langkah 5: Tentukan Frekuensi Pemesanan
Ini yang paling menentukan kualitas. Memesan sebulan sekali dalam jumlah besar terlihat efisien, tapi telur di minggu keempat sudah jauh berkurang kesegarannya dibanding minggu pertama — dan pelanggan Anda merasakan bedanya.
| Kebutuhan bulanan | Frekuensi yang disarankan | Jumlah per kiriman |
|---|---|---|
| Di bawah 1.500 butir | 2 minggu sekali | ± 750 |
| 1.500–4.000 butir | Mingguan | ± 400–1.000 |
| Di atas 4.000 butir | 2 kali seminggu | ± 500–1.000 |
Pengiriman lebih sering juga berarti uang Anda tidak menumpuk di stok, dan ruang penyimpanan tidak penuh.
Langkah 6: Sesuaikan Setelah Sebulan
Catat pemakaian sebenarnya selama satu bulan penuh, lalu bandingkan dengan hitungan awal. Hampir selalu ada selisih — dan setelah penyesuaian kedua, angkanya biasanya sudah cukup akurat untuk dipakai seterusnya.
Kesimpulan
Kebutuhan telur bukan angka yang perlu ditebak. Dengan enam langkah di atas, Anda punya angka pesanan yang berdasar, frekuensi yang menjaga kesegaran, dan penyangga yang mencegah warung kehabisan di malam paling ramai.
Kalau Anda ingin dibantu menghitung dan menyusun jadwal pengiriman yang sesuai, sebutkan saja jumlah porsi per malam dan lokasi warung Anda — kami bantu tentukan.
Butuh Pasokan Rutin untuk Warung Anda?
Sebutkan porsi per malam dan lokasi — kami susun jadwal dan jumlah yang pas.
